Adik Kandung Legislator Trenggalek dari Partai Berbasis Agama Digerebek Polisi di Surabaya

oleh -48 Dilihat
oleh

Surabaya – Seorang pria berinisial KAM (44), yang mengaku sebagai adik kandung anggota DPRD Kabupaten Trenggalek berinisial SUR dari partai berbasis agama, digerebek aparat kepolisian di sebuah hotel kawasan Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jumat (24/4/2026).

Penggerebekan dilakukan aparat dari Polsek Gubeng setelah menerima laporan melalui call center 110 terkait dugaan tindak pidana perzinahan. Saat digerebek, KAM berada di dalam kamar hotel bersama seorang perempuan berinisial RR, warga Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan tersebut disampaikan oleh suami RR berinisial RD yang datang ke lokasi bersama rekannya untuk meminta pendampingan polisi.

“Ceritanya ada dua pria ke hotel. Satu mengaku sebagai suami dari perempuan yang digerebek dan satu lagi teman si pria yang menggerebek. Sempat terjadi keramaian di lobby hotel hingga akhirnya pihak yang terlibat dibawa ke Polsek Gubeng,” ujar sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Mengaku Adik Anggota DPRD Trenggalek

Saat menjalani pemeriksaan di Polsek Gubeng, KAM disebut mengaku sebagai adik kandung anggota DPRD Kabupaten Trenggalek berinisial SUR.
Selain itu, mobil Toyota Kijang Innova berpelat nomor AG 1099 ZS yang digunakan KAM untuk datang dari Trenggalek ke Surabaya juga disebut sebagai milik kakaknya.

“Dia mengaku sebagai adik anggota DPRD Trenggalek. Mobil Innova yang dipakai juga disebut milik kakaknya. Setelah dari Polsek Gubeng, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya,” lanjut sumber tersebut.

Polisi Belum Berikan Penjelasan Resmi

Hingga berita ini ditulis, Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi awak media terkait peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kasat Res Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari meminta agar konfirmasi disampaikan melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya.

“Pertanyaannya kami jawab melalui Kasi Humas,” ujar Melatisari.

Namun, hingga saat ini Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Hadi Ismanto belum memberikan respons atas permintaan konfirmasi yang telah dikirimkan.

Pihak media juga telah menghubungi SUR untuk meminta tanggapan terkait pengakuan KAM. SUR sempat membalas pesan singkat, namun belum memberikan jawaban secara rinci terkait persoalan tersebut.

Di sisi lain, suami RR yang melaporkan dugaan peristiwa tersebut juga belum memberikan keterangan lebih lanjut saat dihubungi wartawan. (ang)

No More Posts Available.

No more pages to load.